Kegiatan dilaksanakan di sekolah penggerak.
Sabtu, 30 Juli 2022
Senin, 21 Maret 2022
Nano Teknologi
Nano teknologi merupakan materi kimia di kelas X semester genap pada kurikulum merdeka.
Berikut ini penjelasan singkat materi dalam bentuk PPT:
Penjelasan terkait presentasi ibu Petri rekam dan tayang di youtube ini:
Video Penjelasan Nano Teknologi
Ayoo ingat lagi materi tentang ukuran nano sebelumnya pernah kita pelajari pada video berikut ini:
Senin, 14 Maret 2022
Hidrolisis Garam
Sesungguhnya garam terbentuk dari reaksi penetralan asam oleh basa.
Pada materi ini kita akan membahas reaksi antara garam dengan air yang di sebut hidrolisis garam.
Pada reaksi hidrolisis garam, air akan bereaksi dengan ion-ion yang berasal dari asam lemah atau basa lemah suatu garam.
Untuk memahami jenis-jens garam pada video berikut:
Berikut ini materi ringkasan dalam bentuk presentasi:
Untuk berlatih soal-soal dan pembahasan materi hidrolisis garam:
Pembahasan soal-soal hidrolisis garam
Penjelasan materi sebelumnya terkait garam:
Selasa, 08 Maret 2022
Kumpulan soal dan pembahasan kimia materi larutan penyangga
Ada dua komponen larutan penyangga, larutan yang mengandung campuran asam lemah dengan basa konjugasinya dan larutan yang mengandung campuran basa lemah dengan asam konjugasinya. Sekarang marilah kita perhatikan larutan yang mengandung campuran asam lemah dengan basa konjugasinya yang disediakan oleh garam dari asam lemah tersebut. Misalnya asam asetat (CH3COOH) dengan ion asetat (CH3COO-) yang berasal dari natrium asetat (CH3COONa).
Ayooo berlatih dengan soal dan pembahasan ini
Soal dan Pembahasan Larutan Penyangga
Sabtu, 05 Maret 2022
Buku karya Bu Petri
Bagi yang berminat untuk membaca buku karya Bu Petri, secara GRATIS silahkan dibaca ini ya.
Buku Cerita Dalam Aksara:
Setelah menulis buku Cerita dalam Aksara berikutnya Bu Petri menulis buku berjudul BANGGA JADI GURU.
Karya buku pertama yang sudah ditulis Bu Petri berjudul JUJUR DALAM BELAJAR KIMIA.
Salam Literasi
Minggu, 07 November 2021
Hukum Dasar Kimia
Hukum-hukum Dasar Kimia
HUKUM KEKEKALAN MASSA ( HUKUM LAVOISIER ).
LAVOISIER menyimpulkan bahwa : jika suatu reaksi kimia dilakukan di ruang tertutup sehingga tidak ada zat-zat yang hilang, maka
massa zat-zat sebelum reaksi dan sesudah reaksi tidak berkurang atau tidak bertambah ( tetap ).
dalam tabung tertutup ditimbang 32 gram belerang dan 63,5 gram tembaga. Setelah dicampur lalu dipanaskan dalam tabung tertutup dan reaksi berjalansempurna maka terjadi zat baru, yaitu tembaga ( II ) sulfida. Berapa massa zat baru tersebut ?
jawab :
ternyata massa zat baru tersebut sama dengan massa total zat-zat sebelum reaksi.
Bunyi Hukum Kekekalan Massa : ” JUMLAH MASSA ZAT-ZAT SEBELUM DAN SESUDAH REAKSI ADALAH SAMA ”
HUKUM PERBANDINGAN TETAP ( HUKUM PROUST )
Bunyi dari Hukum Perbandingan Tetap :
” DALAM SUATU SENYAWA, PERBANDINGAN MASSA UNSUR-UNSUR PENYUSUNNYA
SELALU TETAP ”
Pada percobaan 1 gram hidrogen dicampur dengan 8 gram oksigen hasilnya ialah 9 gram air. Dan ternyata 8 gram oksigen hanya dapat bereaksi dengan 1 gram hidrogen saja.
Data Percobaan Hidrogen dan Oksigen
contoh soal :
Jika kita mereaksikan 4 gram hidrogen dengan 40 gram oksigen, berapa gram air yang terbentuk?
jawab :
HUKUM PERBANDINGAN BERGANDA ( HUKUM DALTON )
” Bila unsur-unsur dapat membentuk dua macam senyawa atau lebih, dimana massa salah satu unsur tersebut tetap (sama), maka perbandingan massa unsur yang lain dalam senyawa-senyawa tersebut merupakan bilangan bulat dan sederhana ”
Contoh :
HUKUM PERBANDINGAN VOLUME ( HUKUM GAY LUSSAC )
” Pada temperatur dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas hasil reaksi merupakan perbandingan bilangan bulat dan sederhana “
Pada reaksi zat yang wujudnya gas, perbandingan koefisien reaksi ekuivalen dengan perbandingan volume jika reaksi tersebut dilakukan pada temperatur dan tekanan yang sama
jawab :
HIPOTESIS AVOGADRO
” gas-gas yang volumenya sama, jika diukur pada temperatur dan tekanan yang sama, mengandung jumlah molekul yang sama pula ”
Avogadro menjelaskan percobaan Gay Lussac dengan menganggap partikel – partikel gas tidak sebagai atom-atom, tetapi sebagai molekul-molekul
Perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan gas-gas hasil reaksi jika diukur pada temperatur dan tekanan yang sama
akan sesuai dengan perbandingan jumlah molekulnya, akan sama dengan perbandingan koefisien reaksinya
Contoh Soal :
gas hidrogen direaksikan dengan gas oksigen membentuk 8 liter ( T,P ) uap air. berapa liter gas hidrogen dan gas oksigen dibutuhkan pada reaksi tersebut ?
Rabu, 10 Februari 2021
Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
Larutan adalah campuran dua zat
atau lebih yang bersifat homogen. Zat-zat penyusun suatu larutan membentuk
suatu kesatuan sehingga tidak terbentuk lapisan dan tidak dapat disaring.
Larutan terdiri atas dua komponen, yaitu zat terlarut dan zat pelarut. Zat
terlarut adalah zat yang jumlahnya lebih sedikit, sedangkan zat pelarut adalah
zat yang jumlahnya lebih banyak. Misalnya pada larutan gula, gula adalah zat
terlarut dan air adalah pelarutnya.
Berdasarkan daya hantar
listriknya, larutan dibedakan menjadi dua, yaitu larutan elektrolit dan
nonelektrolit. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik,
sedangkan larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik.
Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena di dalamnya terdapat
ionion yang bergerak bebas. Ion-ion inilah yang berfungsi sebagai media/perantara
untuk menghantarkan arus listrik. Sementara itu, larutan nonelektrolit tidak
mengandung ionion, sehingga tidak memiliki media/ perantara untuk menghantarkan
arus listrik. Di dalam air, zat-zat yang tergolong larutan elektrolit akan
terurai menjadi ion-ion, sedangkan
zat-zat yang tergolong larutan nonelektrolit tetap dalam bentuk molekul. Perhatikan
contoh berikut:








